DEPAN Oase FITHRAH: Potensi Dasar Spiritualitas Manusia - FITHRAH: Moralitas, Ilmu dan Kemerdekaan
Kamis, 09-09-2010
FITHRAH: Potensi Dasar Spiritualitas Manusia - FITHRAH: Moralitas, Ilmu dan Kemerdekaan Cetak E-mail
Sabtu, 16 Agustus 2008 11:33
Indeks Artikel
FITHRAH: Potensi Dasar Spiritualitas Manusia
FITHRAH: Sifat-sifat Ketuhanan
FITHRAH: Iman
FITHRAH: Moralitas, Ilmu dan Kemerdekaan
Yang Merusak Fithrah Manusia
Semua Halaman
FITHRAH: Moralitas, Ilmu dan Kemerdekaan

Moralitas
"Demi diri (manusia) dengan segala kesempurnaannya, lalu Tuhan mengilhamkannya tentang kejahatan dan ketaqwaan." 
(QS. Asy-Syams, 91:7-8)
 
Ilmu dan Kemerdekaan
"...Dia mengilmui Adam dengan nama-nama segalanya...",
(QS. Al-Baqarah, 2:31-34)

"Tinggallah engkau & isterimu di dalam kebun ini dan makanlah segala yang tersedia berlimpah, yang mana saja yang kamu kehendaki...",
(QS. Al-Baqarah, 2:35-38)

Artinya sejak saat itu kepada Adam diberikan masyi'ah / kebebasan berkehendak. You are free to make your own choice, kamu bebas menentukan kehendakmu sendiri.

Seberapa besar kebebasan yang Allah berikan kepada Adam? Kebebasan yang sebebas-bebasnya.

Apakah kebebasan itu hanya untuk Adam dan Hawa saja? Sepanjang di dalam kebun itu saja?
Tidak, kebebasan yang Allah berikan adalah kebebasan yang seluas-luasnya, sedemikian luas sampai-sampai seluruh manusia di muka bumi ini bebas bahkan untuk membangkang Allah sekali pun.

"Kalau saja Tuhanmu menghendaki, Dia bisa membuat semua yang ada dimuka bumi beriman kepada Dia...",
(QS. Yunus, 10:99)

"Tidak ada paksaan untuk dalam beragama; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus...",
(QS. Al-Baqarah, 2:256)

Muncul pertanyaan, mengapa Allah memberikan kebebasan yang begitu luas kepada manusia sampai-sampai manusia bebas untuk membangkang kepada Allah sehingga manusia berbuat jahat dimuka bumi?

Sebagai wakil Allah yang akan memimpin kehidupan di muka bumi, manusia akan banyak menghadapi problem. Supaya bisa menyelesaikan problem-problem itu maka manusia haruslah merupakan makhluk yang kreatif. Maka supaya bisa kreatif itulah Allah berikan ilmu dan kebebasan karena ilmu dan kebebasan adalah dua bahan baku untuk munculnya kreatifitas.

Kreatifitas, yang berangkat dari ilmu pengetahuan dan kemerdekaan, adalah salah satu dari hal-hal yang paling awal Allah berikan kepada manusia. Dengan ilmu manusia akan menjadi cerdas dan banyak tahu, dan dipadu dengan kemerdekaan kecerdasan berubah menjadi daya cipta yang dahsyat yang menyebabkan peradaban manusia berkembang progressif.


 
Please register or login to add your comments to this article.
Copyright © 2009 Qalbu.net