DEPAN Nasional PT. Perkebunan Nusantara III Berdzikir
Kamis, 11-03-2010
PT. Perkebunan Nusantara III Berdzikir Cetak E-mail
Jumat, 24 Juli 2009 12:04
MEDAN - Jajaran direksi PT. Perkebunan Nusantara III (PT. PN III) ingin seluruh karyawannya yang berjumlah 13.000 orang diajarkan dan dilatih dzikir TQN Suryalaya. Tahap sekarang, yaitu tahap pertama sedang dilatih 360 orang yang merupakan perwakilan dari 60 kebun yang tersebar di seluruh Sumatera Utara.

"Ini mereka yang meminta dan baru saja mereka diberi pembelajaran dzikirā€, ungkap KH. Wahfiudin melalui ponsel.

Walaupun tidak ada pembicaraan sebelumnya dengan pihak direksi. Tiba-tiba saja, melalui konsultan hukum dan Agama PT. PN III, Bapak Thamrin Munthe, yang juga wakil Bupati Tanjung Balai. Mereka menghubungi Majlis Dzikir Tazkirah pimpinan Bapak Amirudin MS untuk diberikan pelatihan dzikir. Namun karena ust. Wahfiudin juga pembina Majlis Dzikir Tazkirah, akhirnya Pak Amirudin meminta ust. Wahfiudin dan tim Radix memberikan training kepada mereka, jajaran karyawan PT. PN III.

Setelah mendapatkan pembelajaran dzikir ala TQN Suryalaya oleh ust. Wahfiudin banyak dari para peserta yang merasakan perbedaan dengan dzikir-dzikir yang selama ini sudah mereka praktekkan dan testimoni dari mereka adalah bahwa mereka ingin dzikir ini bisa terus dilakasanakan secara berjama'ah selama pelatihan berlangsung. Bahkan Bapak Thamrin Munthe yang tidak berkesempatan mendapatkan pembelajaran dzikir pada saat pelatihan meminta secara khusus kepada ustadz Wahfiudin agar beliau juga bisa ikut merasakan apa yang dirasakan oleh para peserta.

Disamping pembelajaran dzikir yang diberikan oleh ust. Wahfiudin juga materi-materi pengenalan dan pemahaman tentang tasawuf yang ilmiah dan rasional menggunakan perangkat multimedia, sehingga para peserta menjadi lebih terbuka wawasan dan kesadarannya dalam memahami apa substansi dari tasawuf itu. Dan antusias dari para peserta bisa terlihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

Pelatihan yang diadakan selama 2 hari ini dan dimulai dari tanggal 17 Juli 2009 sangat berkesan bagi para panitia dan peserta karena disamping dilakukan selama fullday juga dikarenakan menahan panas ruangan yang hanya menggunakan kipas angin seadanya, tapi itu semua seakan tidak terasa pada saat mereka mulai mengumandangkan lafadz Laa...Ilaaha Ilallaah...

(hyu/han)

 
Please register or login to add your comments to this article.
Copyright © 2009 Qalbu.net